
Bajubang, 29 Agustus 2025. Kemampuan kognitif adalah proses mental dan kegiatan otak yang memungkinkan individu untuk memperoleh, memproses, dan memahami informasi, serta terlibat dalam aktivitas seperti belajar, berpikir, mengingat, menalar, memecahkan masalah, dan berkomunikasi. Proses ini membentuk dasar pemahaman dan kesadaran seseorang tentang diri dan lingkungannya, serta merupakan indikator potensi kecerdasan otak. agaknya inilah salah satu yang menjadi barometer pelaksanaan Islamic Science Olimpiade. Olimpiade Sains Islam (OSI) merupakan ajang kompetisi sains tahunan bagi siswa-siswi Indonesia di berbagai jenjang (SD/MI, SMP/MTs, dan SMA/MA), termasuk guru dan mahasiswa . Diselenggarakan oleh entitas seperti DIGNITI, POSI , dan lainnya, acara-acara ini biasanya mencakup mata pelajaran seperti Matematika, Sains (IPA), Ilmu Sosial (IPS), Biologi, Kimia, dan Ekonomi, seringkali dengan perspektif Islam yang terintegrasi. Peserta dapat memenangkan hadiah uang tunai, medali, dan sertifikat, dengan kompetisi ini menyediakan akses ke diskusi pertanyaan dan kesempatan untuk terhubung dengan siswa berprestasi lainnya di seluruh negeri.
Hari ini, telah dimulai pelaksana kegiatannya, hampir semua lembaga yang telah mempersiapkan diri, ikut dalam kompetisi ini, tidak terkecuali Madrasah Tsanawiyah Negeri 4 Batang Hari, yang mengikuti kegiatan dengan tingkatan sekolah Menengah Pertama.
Dalam even ini MTsN 4 Batang Hari telah menyiapkan siswa/i nya sebagai peserta yang ikut dalam kompetisi mulai pagi hingga siang tadi.
Beberapa nama tercatat dan ikut dalam kegiatan ini antara lain, Dina Afina Anggraini, Very Asfa Zahrani, Almira Hanun Feliatmoko, Istikhomah Fajariansyah Rahma Sari, Atika Nurul Mahya. Aira Juana. Fadhil Akbar. Salsabila.
Mereka adalah duta Madrasah yang diberi Mandat untuk berkompetisi, semoga kesuksesan dapat mereka raih, demikian harapan yang mereka inginkan. (MUNIRIN)
|
124x
Dibaca |
. |
Untuk Wilayah Kab. Batang Hari dan Sekitarnya
Memuat tanggal...