
Bajubang,13 September 2025 Sebuah langkah penting dalam praktik pembelajaran agrikultur dilakukan di MTsN 4 Batanghari hari ini. Seorang guru senior di madrasah tersebut berhasil memindahkan hasil cangkokan tanaman sawo yang telah tumbuh selama tiga bulan ke lahan tanam utama madrasah.
Guru yang dikenal aktif dalam kegiatan pembelajaran berbasis lingkungan ini telah melakukan proses pencangkokan pada awal Juni lalu sebagai bagian dari program penghijauan dan praktik pembelajaran IPA terpadu. Setelah melalui masa perawatan selama tiga bulan, tanaman sawo tersebut menunjukkan pertumbuhan akar yang kuat dan siap untuk dipindahkan.
Alhamdulillah, hasil cangkokan kita sudah siap tanam. Ini bukan hanya soal menanam pohon, tapi juga menanamkan kepedulian siswa terhadap lingkungan dan proses ilmiah, ujar guru senior Bapak Bukhori tersebut saat proses pemindahan berlangsung di halaman madrasah.
Kegiatan ini turut melibatkan beberapa siswa sebagai bagian dari pembelajaran praktik langsung. Mereka belajar cara memindahkan tanaman hasil cangkok tanpa merusak akar serta memahami pentingnya pemeliharaan tanaman buah sebagai sumber pangan dan pelestarian lingkungan.
Wakasis MTsN 4 Batanghari Ibu Murlena dalam keterangannya mengapresiasi upaya guru dan siswa yang terus berinovasi dalam pembelajaran berbasis proyek. Semoga kegiatan seperti ini terus dikembangkan, karena memberikan dampak positif tidak hanya secara akademik, tetapi juga membentuk karakter cinta lingkungan pada siswa.
Pemindahan ini diharapkan menjadi awal dari pembentukan kebun buah madrasah yang produktif dan edukatif. Tanaman sawo hasil cangkok ini kini tumbuh di depan ruang BK MTsN 4 Batanghari dan akan terus dirawat oleh tim kecil siswa yang dibimbing langsung oleh guru IPA.(MLa)
|
125x
Dibaca |
. |
Untuk Wilayah Kab. Batang Hari dan Sekitarnya
Memuat tanggal...