
Batang Hari — Kegiatan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) di MTsN 4 Batang Hari kembali menghadirkan karya yang inspiratif. Salah satu kelompok siswa menampilkan video bertema “Penyandang Disabilitas, Mereka Memiliki Hak yang Sama” yang sukses memukau para penonton pada sesi penayangan hasil proyek, Jumat (25/10/2025).
Video berdurasi sekitar delapan menit tersebut menggambarkan perjuangan dan semangat para penyandang disabilitas dalam menjalani kehidupan. Dengan alur cerita yang menyentuh, disertai pengambilan gambar yang kreatif, para siswa mampu menyampaikan pesan penting tentang kesetaraan dan empati.
Guru pembimbing proyek, Ibu Maryuni, S.Pd., menyampaikan apresiasinya terhadap hasil kerja keras peserta didik. “Anak-anak mampu menampilkan pesan yang sangat bermakna. Mereka tidak hanya belajar membuat video, tetapi juga belajar menghargai sesama manusia,” ujarnya.
Sementara itu, para penonton yang terdiri dari siswa, guru, dan staf madrasah tampak antusias mengikuti tayangan tersebut. Banyak di antara mereka memberikan tepuk tangan meriah di akhir penayangan.
Kepala MTsN 4 Batang Hari, Bapak Ahmad Bukhori, S.Pd., turut memberikan apresiasi atas kreativitas peserta didik. “Karya seperti ini sangat mendukung pembentukan karakter pelajar Pancasila, terutama dalam hal gotong royong, empati, dan menghargai perbedaan,” ungkapnya.
Kegiatan P5 kali ini menjadi bukti bahwa siswa MTsN 4 Batang Hari tidak hanya kreatif secara teknis, tetapi juga memiliki kepedulian sosial yang tinggi. Melalui video tersebut, nilai-nilai kemanusiaan dan kebersamaan tersampaikan dengan kuat, menjadikan penayangan proyek ini berkesan bagi seluruh warga madrasah.
Batang Hari — Kegiatan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) di MTsN 4 Batang Hari kembali menghadirkan karya yang inspiratif. Salah satu kelompok siswa menampilkan video bertema “Penyandang Disabilitas, Mereka Memiliki Hak yang Sama” yang sukses memukau para penonton pada sesi penayangan hasil proyek, Jumat (25/10/2025).
Video berdurasi sekitar delapan menit tersebut menggambarkan perjuangan dan semangat para penyandang disabilitas dalam menjalani kehidupan. Dengan alur cerita yang menyentuh, disertai pengambilan gambar yang kreatif, para siswa mampu menyampaikan pesan penting tentang kesetaraan dan empati.
Guru pembimbing proyek, Ibu Maryuni, S.Pd., menyampaikan apresiasinya terhadap hasil kerja keras peserta didik. “Anak-anak mampu menampilkan pesan yang sangat bermakna. Mereka tidak hanya belajar membuat video, tetapi juga belajar menghargai sesama manusia,” ujarnya.
Sementara itu, para penonton yang terdiri dari siswa, guru, dan staf madrasah tampak antusias mengikuti tayangan tersebut. Banyak di antara mereka memberikan tepuk tangan meriah di akhir penayangan.
Bapak Bukhori, S.Pd., sebagai komentator turut memberikan apresiasi atas kreativitas peserta didik. “Karya seperti ini sangat mendukung pembentukan karakter pelajar Pancasila, terutama dalam hal gotong royong, empati, dan menghargai perbedaan,” ungkapnya.
Kegiatan P5 kali ini menjadi bukti bahwa siswa MTsN 4 Batang Hari tidak hanya kreatif secara teknis, tetapi juga memiliki kepedulian sosial yang tinggi. Melalui video tersebut, nilai-nilai kemanusiaan dan kebersamaan tersampaikan dengan kuat, menjadikan penayangan proyek ini berkesan bagi seluruh warga madrasah.(br)
|
426x
Dibaca |
. |
Untuk Wilayah Kab. Batang Hari dan Sekitarnya
Memuat tanggal...