
Batanghari, (2/11/2025) Siapa sangka, percakapan di grup WhatsApp bisa menjadi awal lahirnya jurnalis-jurnalis muda di MTsN 4 Batanghari, Melalui Grup WA Reporter Madrasah, sebanyak 15 siswi menunjukkan semangat luar biasa dalam menulis dan mengirimkan berita hasil liputan mereka.
Program inovatif ini digagas oleh Perpustakaan Bahrul Ulum MTsN 4 Batanghari di bawah koordinasi Bapak Asep Prasetyo, selaku Kepala Perpustakaan. Tujuannya sederhana namun bermakna besar: menumbuhkan minat literasi, melatih kemampuan menulis, dan menciptakan budaya jurnalistik di lingkungan madrasah.
Setiap hari, grup WhatsApp reporter ini dipenuhi dengan kiriman berita dari berbagai kegiatan madrasah � mulai dari upacara, kegiatan kelas, hingga peristiwa menarik di lingkungan madrasah. Para reporter muda saling memberi masukan, memperbaiki tulisan, dan belajar menyusun berita yang baik.
�Anak-anak begitu antusias. Mereka cepat menulis setiap ada kegiatan dan tidak ragu berbagi hasil karyanya. Inilah bukti bahwa dunia digital bisa jadi wadah positif untuk belajar,� ujar Bapak Asep Prasetyo dengan bangga.
Salah satu reporter muda, Septi Aidil Khusna, mengaku senang bisa bergabung dalam grup tersebut. �Awalnya saya hanya suka menulis di buku harian, tapi sekarang saya bisa menulis berita dan dibaca teman-teman madrasah. Rasanya bangga dan tambah semangat,� ujarnya.
Melalui grup sederhana ini, para siswi belajar bahwa menulis bukan sekadar tugas, tetapi cara untuk menyuarakan ide dan mengabadikan momen. Dari percakapan di chat, mereka tumbuh menjadi generasi yang cakap menulis, kritis berpikir, dan kreatif berkarya.(AP)
|
58x
Dibaca |
. |
Untuk Wilayah Kab. Batang Hari dan Sekitarnya
Memuat tanggal...