
Bajubang (MTsN 4 Batanghari) - Kegiatan muhadharoh rutin di Musholla Bahrul ‘Ulum MTsN 4 Batanghari kembali diisi dengan tema yang menyentuh hati, yakni “Rasa Sakit yang Bernilai Pahala.” Kali ini, tausiyah disampaikan oleh Rafqa dan Kafka, dua siswa kelas 9B, yang dengan penuh percaya diri menyampaikan pesan-pesan keislaman yang mendalam.
Dalam penyampaiannya, Rafqa dan Kafka mengingatkan bahwa setiap manusia pasti pernah merasakan sakit — baik karena tubuh yang lemah, ujian kehidupan, maupun luka di hati. Namun, dalam Islam, tidak ada rasa sakit yang sia-sia jika dijalani dengan sabar dan ikhlas. Mereka mengutip firman Allah yang artinya:
“Dan sungguh akan Kami berikan cobaan kepadamu dengan sedikit ketakutan, kelaparan, kekurangan harta, jiwa, dan buah-buahan. Dan berikanlah kabar gembira kepada orang-orang yang sabar.”
Dari ayat tersebut, para penyampai muhadharoh mengajak hadirin untuk memahami bahwa ujian dan rasa sakit merupakan bentuk kasih sayang Allah. Melalui rasa sakit, Allah ingin melihat sejauh mana keimanan dan kesabaran hamba-Nya. Setiap rasa sakit dapat menjadi penghapus dosa dan pintu pahala, selama diterima dengan penuh kesabaran serta tetap berprasangka baik kepada Allah.
Para siswa dan GTK tampak menyimak dengan seksama jalannya muhadharoh yang dilaksanakan setelah pembacaan Yasin dan Tahlil. Suasana khidmat dan penuh renungan terasa memenuhi Musholla Bahrul ‘Ulum.
Kegiatan ini bukan sekadar rutinitas, tetapi menjadi sarana pembinaan karakter religius sekaligus pengingat bahwa di balik setiap rasa sakit, tersimpan kasih sayang dan pahala dari Sang Maha Penyayang. (Iqom)
|
27x
Dibaca |
. |
Untuk Wilayah Kab. Batang Hari dan Sekitarnya
Memuat tanggal...