
Bajubang, November 2025 Semangat inovasi di lingkungan MTsN 4 Batanghari semakin terlihat dengan hadirnya berbagai terobosan baru yang digerakkan oleh para tenaga pendidik. Dua sosok yang menjadi motor penggerak dalam upaya pembaruan tersebut adalah Ibu Havizah dan Ibu Lusiana, yang dikenal sebagai pejuang madrasah oleh rekan-rekan guru serta para siswa.
Dalam beberapa bulan terakhir, keduanya aktif mempelopori berbagai program kreatif yang bertujuan meningkatkan kualitas pembelajaran dan membangun budaya belajar yang lebih dinamis. Mulai dari pengembangan media ajar digital, penguatan karakter siswa melalui kegiatan berbasis proyek, hingga inovasi dalam metode penataan tanaman dengan metode vartical garden agar lebih sesuai dengan kebutuhan saat ini.
Ibu Hafizah, yang dikenal energik dan penuh gagasan, mendorong para guru untuk memanfaatkan barang bekas secara lebih optimal dalam proses belajar mengajar penanaman. Sementara itu, Ibu Lusiana tampil sebagai figur yang menginspirasi melalui pendekatan pembelajaran yang humanis serta inisiatif kegiatan literasi yang berhasil meningkatkan minat baca siswa.
Wakil Kepala bidang kesiswaan MTsN 4 Batanghari Ibu Murlena memberikan apresiasi tinggi atas dedikasi kedua guru tersebut. Menurutnya, inovasi yang mereka lakukan bukan hanya meningkatkan kualitas madrasah, tetapi juga memperkuat budaya kerja kolaboratif di lingkungan madrasah.
Perubahan besar selalu dimulai dari langkah kecil yang konsisten. Apa yang dilakukan Ibu Hafizah dan Ibu Lusiana menjadi bukti bahwa madrasah mampu berkembang dan beradaptasi, ujarnya.
Dengan komitmen yang kuat dan dukungan dari seluruh warga madrasah, MTsN 4 Batanghari optimistis untuk terus melahirkan program-program unggulan demi mencetak generasi berprestasi dan berakhlak mulia serta memiliki skill yang baik.(MLa)
|
45x
Dibaca |
. |
Untuk Wilayah Kab. Batang Hari dan Sekitarnya
Memuat tanggal...