
Bajubang MTsN 4 (Wakahumas) – Selasa (5/1) Walaupun dimasa pandemi COVID-19 dengan penerapan protokol kesehatan ketat seperti pengecekan suhu tubuh, menjaga jarak dan memakai masker. Upacara peringatan Hari Amal Bhakti (HAB) Kementerian Agama Republik Indonesia ke-75 yang dilaksanakan di halaman MTsN 4 Batang Hari pada Selasa (05/01) berjalan dengan lancar dan penuh khidmat.
Sebagai pelaksana dalam upacara adalah seluruh Tenaga Pendidik dan Tenaga Kependidikan, Bertindak selaku Inspektur Upacara Kepala MTsN 4 Batang Hari Dra. Nurhayana, sebagai komandan upacara Nurhakim, S.E, sebagai Perwira Upacara Edi Darmadi,S.Pd.I, Sebagai Komandan Barisan Rumini, S. Ag dan Agung Prasetio, Pengerek Bendera Sang Merah Putih dibawa oleh Maryuni, S. Pd, Hariyanto, S.E dan Putri Permata Sari, S. Pd, pembaca UUD 45 Bukhori, S. Pd, pembaca ikrar KORPRI Syamri, S. Pd.I, pembawa acara Tauhidatul Istiqomah, S.Pd, Dirigen Asmia, S. Pd, dan pembaca doa Drs. Mumahhad Hayat.
Dra. Nurhayana selaku Kepala MTsN 4 Batang Hari menyampaikan sambutan dari Menteri Agama Republik Indonesia H. Yaqut Cholil Qoumas, dalam sambutannya, ia mengajak masyarakat untuk mengapresiasi seluruh elemen umat beragama yang telah menerapkan sikap toleransi, saling mendukung dan ber sama-sama mengawal tugas-tugas Kementerian Agama. Peringatan HAB tahun ini mengusung tema "Indonesia Rukun".Tema ini sejalan dengan semangat Nasional yang menempatkan kerukunan umat beragama sebagai salah satu modal bangsa ini untuk maju. Tanpa kerukunan, akan sukar menggapai cita-cita besar bangsa agar sejajar dengan bangsa lain di dunia. " Pengembangan toleransi dan kerukunan antar umat beragama merupakan karya bersama para tokoh Agama, para Menteri Agama dan aparatur Kementerian Agama dari masa ke masa. Tanpa toleransi, tidak ada kerukunan. Toleransi dan kerukunan antar umat beragama dilakukan dengan tanpa mengusik akidah dan keimanan masing-masing pemeluk agama". Ujar Kepala Madrasah.
dengan mengembangkan moderasi beragama toleransi dan kerukunan dapat lebih mengakar dikehidupan sehari-hari bangsa Indonesia. Hal tersebut tidak terlepas dengan ideologi bangsa Indonesia yaitu pancasilaâ€.tambahnya.
Upacara ditutup dengan pembacaan doa.(NS).
|
305x
Dibaca |
Untuk Wilayah Kab. Batang Hari dan Sekitarnya
Memuat tanggal...