
Bajubang, 27 Maret 2026. Hari Raya Idulfitri menjadi momen penuh kebahagiaan dan kehangatan bagi banyak umat Muslim, termasuk Ibu Asmia, S.Pd. Pada Lebaran tahun ini, beliau berkesempatan untuk pulang kampung ke Kuamang Kuning guna merayakan hari kemenangan bersama keluarga besar tercinta.
Perjalanan menuju kampung halaman menjadi pengalaman yang penuh makna. Meski harus menempuh jarak yang cukup jauh, rasa lelah seakan terbayarkan ketika Ibu Asmia tiba dan disambut dengan hangat oleh keluarga. Senyum bahagia, pelukan rindu, serta suasana penuh keakraban langsung terasa sejak langkah pertama di kampung halaman.
Lebaran di Kuamang Kuning disambut dengan suasana yang sangat kental akan nilai-nilai kekeluargaan dan tradisi. Pada pagi hari Idulfitri, Ibu Asmia bersama keluarga melaksanakan salat Id dengan penuh khidmat di masjid setempat. Suasana religius yang menyentuh hati semakin memperkuat rasa syukur atas segala nikmat yang telah diberikan.
Usai salat Id, tradisi saling bermaaf-maafan menjadi momen yang paling dinantikan. Dengan penuh haru, Ibu Asmia bersalaman dengan orang tua, saudara, serta kerabat, memohon maaf lahir dan batin. Tangis haru dan tawa kebahagiaan pun bercampur menjadi satu, menciptakan kenangan yang tak terlupakan.
Tidak hanya itu, suasana Lebaran semakin meriah dengan hidangan khas seperti ketupat, opor ayam, rendang, serta aneka kue tradisional yang disajikan di rumah keluarga. Ibu Asmia turut menikmati kebersamaan dengan bercengkerama, berbagi cerita, serta mengenang masa kecil bersama saudara-saudaranya.
Selain mempererat hubungan keluarga inti, momen pulang kampung ini juga dimanfaatkan untuk bersilaturahmi dengan tetangga dan masyarakat sekitar. Ibu Asmia mengunjungi sanak saudara dan tokoh masyarakat di Kuamang Kuning, memperkuat tali persaudaraan yang telah terjalin sejak lama.
“Pulang kampung saat Lebaran adalah momen yang sangat berharga bagi saya. Di sinilah tempat kita kembali, berkumpul, dan mempererat silaturahmi dengan keluarga,” ungkap Ibu Asmia dengan penuh rasa syukur.
Kebahagiaan yang dirasakan selama berada di kampung halaman menjadi energi positif bagi Ibu Asmia. Momen ini tidak hanya menjadi ajang melepas rindu, tetapi juga sebagai sarana refleksi diri dan memperkuat semangat untuk kembali menjalankan aktivitas sehari-hari sebagai pendidik.
Lebaran di Kuamang Kuning, Muaro Bungo tahun ini pun menjadi kenangan indah yang akan selalu diingat. Kebersamaan, kehangatan, dan nilai-nilai kekeluargaan yang dirasakan menjadi bukti bahwa pulang kampung adalah tradisi yang sarat makna dan tidak tergantikan oleh apa pun. Tim Humas _Asmia
|
18x
Dibaca |
. |
Untuk Wilayah Kab. Batang Hari dan Sekitarnya
Memuat tanggal...