
Bajubang, 23 April 2026. Dalam upaya meningkatkan kompetensi dan kualitas pendidikan, guru-guru MTsN 4 Batanghari mengikuti kegiatan pembelajaran melalui platform Pintar dengan materi Kurikulum Berbasis Cinta (KBC). Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk komitmen para pendidik dalam mendukung transformasi pendidikan yang lebih humanis, bermakna, dan berorientasi pada pembentukan karakter peserta didik.
Pelatihan yang diikuti melalui platform Pintar Kementerian Agama ini mengangkat tema “Filosofi Kurikulum Berbasis Cinta”, yang menekankan pentingnya pendidikan yang dibangun atas dasar kasih sayang, penghargaan, kepedulian, serta hubungan yang harmonis antara guru dan peserta didik. Program ini diikuti oleh guru MTsN 4 Batanghari dengan total beban belajar sebanyak 50 Jam Pelajaran (JP).
Kurikulum Berbasis Cinta merupakan pendekatan pendidikan yang tidak hanya berfokus pada pencapaian akademik, tetapi juga pada pembentukan akhlak, empati, dan nilai-nilai kemanusiaan dalam proses pembelajaran. Melalui pelatihan ini, para guru diberikan pemahaman mendalam mengenai bagaimana menciptakan suasana belajar yang nyaman, aman, dan penuh cinta sehingga siswa dapat berkembang secara optimal.
Selama mengikuti pelatihan, para guru mempelajari berbagai materi penting, mulai dari filosofi dasar KBC, implementasi pembelajaran yang ramah anak, strategi membangun komunikasi positif di kelas, hingga peran guru sebagai teladan dalam menanamkan nilai-nilai karakter kepada peserta didik. Semua materi disampaikan secara sistematis dan interaktif melalui media pembelajaran digital yang mudah diakses.
Guru-guru MTsN 4 Batanghari menyambut kegiatan ini dengan penuh antusias. Mereka menyadari bahwa perkembangan dunia pendidikan saat ini menuntut guru untuk tidak hanya mengajar, tetapi juga menjadi pendamping, motivator, dan inspirator bagi siswa. Dengan mengikuti pelatihan ini, diharapkan para guru mampu menerapkan nilai-nilai cinta dalam setiap proses pembelajaran di madrasah.
Kepala madrasah juga memberikan dukungan penuh terhadap keikutsertaan guru dalam program Pintar ini. Menurut beliau, peningkatan kompetensi guru merupakan investasi penting dalam menciptakan pendidikan yang berkualitas dan berkarakter. Kurikulum Berbasis Cinta diharapkan mampu menjadi fondasi kuat dalam membentuk generasi yang cerdas, santun, dan berakhlakul karimah.
Dengan selesainya pelatihan 50 JP ini, guru-guru MTsN 4 Batanghari diharapkan dapat mengimplementasikan ilmu yang diperoleh dalam kegiatan belajar mengajar sehari-hari. Pendidikan yang dilandasi cinta akan melahirkan suasana madrasah yang lebih harmonis, nyaman, dan mampu mencetak peserta didik yang unggul baik dalam ilmu maupun akhlaknya.
Melalui program Pintar dan Kurikulum Berbasis Cinta, MTsN 4 Batanghari terus menunjukkan komitmennya dalam mewujudkan madrasah yang maju, bermutu, dan penuh nilai-nilai kemanusiaan. Tim Humas Asmia
|
122x
Dibaca |
. |
Untuk Wilayah Kab. Batang Hari dan Sekitarnya
Memuat tanggal...