
Bajubang, 30 Mei 2026 – Madrasah di berbagai daerah mulai mempersiapkan diri menghadapi pelaksanaan Akreditasi Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh Badan Akreditasi Nasional Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah. Persiapan dilakukan melalui pembenahan administrasi, peningkatan kualitas pembelajaran, penguatan manajemen Madrasah, serta pengembangan budaya mutu di lingkungan pendidikan.
Wakil Kepala Madrasah Bidang Kurikulum menyampaikan bahwa akreditasi bukan sekadar penilaian untuk memperoleh peringkat, tetapi menjadi momentum refleksi dan evaluasi menyeluruh terhadap kualitas layanan pendidikan yang telah diberikan kepada peserta didik.
“Akreditasi merupakan kesempatan bagi Madrasah untuk menunjukkan komitmen dalam memberikan layanan pendidikan yang berkualitas. Karena itu, seluruh unsur Madrasah harus terlibat dalam persiapan ini,” ujarnya.
Sejalan dengan pelaksanaan akreditasi tahun 2026 yang telah dimulai oleh BAN-PDM, berbagai Madrasah di Indonesia melakukan sosialisasi dan bedah instrumen akreditasi guna memahami indikator-indikator penilaian yang berfokus pada mutu pembelajaran, kepemimpinan kepala Madrasah, dan lingkungan belajar yang kondusif.
Tim akreditasi Madrasah saat ini tengah melakukan pemetaan dokumen, pembaruan data pada sistem yang berlaku, serta memastikan berbagai program unggulan Madrasah terdokumentasi dengan baik. Selain itu, guru dan tenaga kependidikan juga didorong untuk terus meningkatkan kompetensi dan inovasi pembelajaran sebagai bagian dari upaya peningkatan mutu pendidikan.
Dengan persiapan yang matang dan kerja sama seluruh warga Madrasah, diharapkan pelaksanaan Akreditasi 2026 dapat berjalan lancar serta menjadi sarana untuk memperkuat budaya mutu, meningkatkan kepercayaan masyarakat, dan mewujudkan Madrasah yang unggul, mandiri, dan berprestasi. Tim Humas_ ABD
|
43x
Dibaca |
. |
Untuk Wilayah Kab. Batang Hari dan Sekitarnya
Memuat tanggal...