
Bajubang 26 Agustus 2026— Kendati wilayah Kabupaten Batang Hari dikepung kabut asap pekat yang mengganggu aktivitas dan kesehatan, semangat para pendidik di MTsN 4 Batang Hari tidak menyurut. Para guru tetap hadir di madrasah untuk menyampaikan materi pelajaran secara Dalam Jaringan (Daring) demi memastikan hak belajar para siswa tetap terpenuhi dengan baik.
Berdasarkan kebijakan penyesuaian kegiatan belajar mengajar akibat penurunan kualitas udara, seluruh siswa diimbau untuk belajar dari rumah. Namun, para guru MTsN 4 Batang Hari memilih untuk tetap berkantor di sekolah dengan memanfaatkan fasilitas koneksi internet dan ruang kelas madrasah sebagai pusat interaksi digital.
Komitmen dan Adaptasi Pembelajaran
Dengan mengandalkan berbagai platform pembelajaran digital seperti Google Classroom, WhatsApp Group, hingga Zoom Meeting, para guru secara interaktif memberikan materi serta mendampingi diskusi siswa dari jarak jauh.
Penggunaan Media Interaktif: Guru memanfaatkan modul digital dan video pembelajaran agar siswa tidak bosan saat menyimak materi dari rumah.
Kedisiplinan Kehadiran: Para guru tetap mematuhi jam kerja madrasah dengan menerapkan protokol kesehatan ketat, seperti memakai masker selama berada di area sekolah.
Monitoring Evaluasi: Tugas dan absensi siswa dipantau secara langsung melalui aplikasi guna memastikan efektivitas pembelajaran setara dengan tatap muka.
Kepala MTsN 4 Batang Hari M. Husni Thamrin mengapresiasi tinggi dedikasi para guru yang pantang menyerah meski dalam kondisi darurat kabut asap. Beliau menyampaikan bahwa kesehatan siswa adalah prioritas utama, namun kualitas pendidikan tidak boleh terhenti.
Melalui upaya gigih para guru ini, diharapkan para siswa tetap memiliki motivasi belajar yang tinggi walau berada di rumah. Pihak madrasah juga terus berdo'a agar bencana kabut asap segera berlalu sehingga aktivitas persekolahan dapat kembali normal seperti sedia kala.(Tim Humas _ Rum)
|
25x
Dibaca |
. |
Untuk Wilayah Kab. Batang Hari dan Sekitarnya
Memuat tanggal...