
Batang Hari, Jumat 4 September 2026 — Meski proses belajar mengajar dialihkan ke metode dalam jaringan (daring) akibat dampak kabut asap Karhutla di Kabupaten Batang Hari, pelayanan dan pengawasan pembiasaan siswa di MTsN 4 Batang Hari tetap berjalan optimal.
Pada Jumat (4/9/2026), dua guru piket yang bertugas, Nani Sukaisih, S.Ag.dan Hartatik, S.Pd.I., tetap menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab. Fokus utama pengawasan pagi meliputi kegiatan rutin pembiasaan diri siswa, seperti pelaksanaan ibadah shalat Dhuha serta pembacaan surah Al-Kahfi.
Sistem pemantauan dilakukan secara digital sebelum jam belajar daring dimulai. Kedua guru piket mengirimkan tautan jajak pendapat (polling) ke setiap grup WhatsApp kelas untuk memverifikasi kehadiran dan keaktifan ibadah para peserta didik dari rumah.
"Meskipun anak-anak belajar dari rumah demi menjaga kesehatan dari bahaya kabut asap, pembiasaan karakter dan kedisiplinan beribadah harus tetap berjalan," ujar Nani Sukaisih .
Selain melakukan pemantauan, guru piket secara aktif mengirimkan pesan motivasi di grup WhatsApp kelas. Langkah ini diambil untuk menjaga semangat belajar peserta didik agar tetap bersungguh-sungguh dan tidak surut meski situasi sedang kurang kondusif.Tim Humas-NS
|
66x
Dibaca |
. |
Untuk Wilayah Kab. Batang Hari dan Sekitarnya
Memuat tanggal...