
Bajubang, (Kamis, 4 September 2025) Setelah sukses dengan panen ubi jalar, jagung, dan terong, MTsN 4 Batang Hari kembali merealisasikan program AP Kitela (Kita Tengok Lahan) dengan melakukan penanaman kacang panjang di lahan madrasah, Kamis (04/09).
Kegiatan ini merupakan lanjutan dari inisiatif agrikultur mandiri yang telah dijalankan oleh madrasah dalam rangka mengoptimalkan pemanfaatan lahan kosong di lingkungan sekolah. Program AP Kitela sendiri menjadi sarana edukatif sekaligus praktik nyata pembelajaran berbasis lingkungan hidup dan ketahanan pangan.
Kepala MTsN 4 Batang Hari, M.Husni Thamrin, S.Ag.,M.S.I mengungkapkan bahwa penanaman kacang panjang ini merupakan bagian dari upaya untuk menanamkan nilai-nilai kemandirian, tanggung jawab, serta cinta lingkungan kepada para siswa.
“Melalui program AP Kitela ini, kami ingin memberikan pengalaman langsung kepada siswa tentang proses bercocok tanam. Sebelumnya, kami telah berhasil memanen ubi jalar, jagung, dan terong. Sekarang kita mencoba komoditas baru yaitu kacang panjang,” ujar beliau.
Kegiatan penanaman ini melibatkan guru dan siswa dalam setiap tahapannya, mulai dari pengolahan tanah, penyemaian, hingga penanaman. Selain sebagai media pembelajaran, hasil panen nantinya juga akan dimanfaatkan untuk kebutuhan madrasah dan masyarakat sekitar.
Program ini mendapat apresiasi dari orang tua murid dan masyarakat karena dinilai mampu membentuk karakter siswa yang lebih peduli terhadap lingkungan dan berjiwa wirausaha.
Dengan semangat kebersamaan dan gotong royong, MTsN 4 Batang Hari berharap AP Kitela yang di prakarsai oleh Hariyanto ,SE dan Nani Sukaisih, S.Ag dapat terus berlanjut dan menjadi program unggulan yang menginspirasi satuan pendidikan lain, khususnya di wilayah Kabupaten Batang Hari.(NS)
|
108x
Dibaca |
. |
Untuk Wilayah Kab. Batang Hari dan Sekitarnya
Memuat tanggal...