
Batanghari, 13 September 2025 – Prestasi membanggakan datang dari Madrasah Tsanawiyah (MTs) 4 Batanghari. Sekelompok siswa dari sekolah ini berhasil melakukan pencangkokan pohon sawo dengan sukses, menunjukkan bahwa penerapan ilmu pengetahuan tidak hanya terbatas di ruang kelas, tetapi juga bisa diaplikasikan langsung di lapangan.
Kegiatan pencangkokan ini merupakan bagian dari praktik mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam (IPA), yang bertujuan untuk mengenalkan teknik perbanyakan tanaman secara vegetatif buatan. Di bawah bimbingan guru IPA, para siswa diajarkan bagaimana cara memilih batang yang baik, teknik pengupasan kulit, pemberian media tanah, hingga perawatan pasca pencangkokan.
Setelah kurang lebih 2 bulan proses perawatan, hasilnya sangat memuaskan. Cangkokan pohon sawo tersebut menunjukkan pertumbuhan akar yang sehat dan siap untuk dipindahkan ke media tanam baru.
Wakasis MTs 4 Batanghari, Ibu Murlena menyampaikan apresiasi atas kerja keras para siswa dan guru pembimbing. “Keberhasilan ini menunjukkan bahwa pembelajaran kontekstual sangat efektif. Anak-anak tidak hanya belajar teori, tetapi juga mempraktikkannya secara langsung. Ini akan menjadi motivasi untuk lebih banyak lagi proyek pembelajaran berbasis praktik di masa mendatang,” ujarnya.
Sementara itu, salah satu siswa yang terlibat dalam proyek ini, Dina mengaku bangga bisa ikut serta. “Awalnya saya pikir mencangkok itu sulit, tapi setelah dibimbing guru, ternyata sangat menarik. Saya jadi ingin mencoba mencangkok tanaman lain di rumah,” katanya dengan antusias.
Keberhasilan ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi Madrasah lain dalam mengembangkan kegiatan belajar berbasis proyek (project-based learning), khususnya dalam bidang pertanian dan lingkungan hidup.(MLa)
|
124x
Dibaca |
. |
Untuk Wilayah Kab. Batang Hari dan Sekitarnya
Memuat tanggal...