
Bajubang, (Senin,15 September 2025)- � Setelah beberapa minggu lalu melakukan penanaman bibit kacang panjang, MTsN 4 Batang Hari melalui program pertanian lahan Kitela kini berhasil memanen hasil pertamanya. Namun, bukan buah kacang panjang yang menjadi sorotan kali ini, melainkan daun kacang panjang yang dipanen sebagai sayuran alternatif.
Panen daun kacang panjang ini dilakukan sebagai bagian dari pemanfaatan awal tanaman sebelum masa panen buah tiba. Daunnya yang masih muda dan segar diketahui memiliki cita rasa khas serta kandungan gizi yang baik, sehingga cocok dijadikan sayuran tumis, lalapan, maupun bahan campuran sayur bening.
�Kami melihat potensi dari daun kacang panjang ini sebagai alternatif sayuran yang bisa dikonsumsi masyarakat maupun dijual ke pasar lokal,� ujar salah satu guru pengelola AP Kitela , Ibu Nani Sukaisih S.Ag �Selain itu, ini juga menjadi bagian dari edukasi kepada siswa tentang pemanfaatan seluruh bagian tanaman yang bernilai ekonomi.�
Lahan Kitela yang sebelumnya dibiarkan kosong kini dimanfaatkan secara produktif oleh pihak madrasah untuk kegiatan pertanian berbasis edukasi dan ketahanan pangan. Program ini tidak hanya melibatkan guru dan staf, tetapi juga para siswa yang terlibat aktif dalam proses penanaman, perawatan, hingga panen.
Menurut salah satu siswa yang ikut dalam kegiatan ini, panen daun kacang panjang memberikan pengalaman baru yang menyenangkan. �Biasanya kami hanya tahu buahnya saja yang bisa dimasak. Ternyata daunnya juga enak dan bergizi,� ujarnya.
Dengan hasil panen ini, MTsN 4 Batang Hari berharap bisa menginspirasi lembaga pendidikan lain untuk memanfaatkan lahan yang tersedia secara kreatif dan berkelanjutan. (NS)
|
112x
Dibaca |
. |
Untuk Wilayah Kab. Batang Hari dan Sekitarnya
Memuat tanggal...