
Bajubang, Senin 2 Maret 2026 — Suasana pagi yang diselimuti kabut tebal tidak menyurutkan semangat para guru piket SANTIK (Sambut Kedatangan Peserta Didik) untuk tetap menjalankan tugasnya. Sejak pagi hari, para guru telah bersiaga di gerbang madrasah untuk menyambut kedatangan peserta didik dengan penuh kehangatan dan senyum.
Kabut yang menyelimuti pagi ini membuat jarak pandang menjadi terbatas dan udara terasa lebih dingin dari biasanya. Meski demikian, para guru piket tetap berdiri dengan penuh dedikasi, memastikan peserta didik datang dengan aman dan tertib. Kehadiran mereka di gerbang madrasah menjadi bentuk nyata komitmen dalam menciptakan lingkungan madrasah yang ramah dan penuh perhatian.
Program SANTIK sendiri merupakan salah satu kegiatan rutin yang bertujuan menanamkan budaya 5S (Senyum, Salam, Sapa, Sopan, dan Santun) sejak peserta didik memasuki lingkungan madrasah. Melalui kegiatan ini, hubungan emosional antara guru dan peserta didik dapat terjalin dengan lebih erat, sehingga suasana belajar menjadi lebih nyaman dan kondusif.
Beberapa peserta didik terlihat tetap antusias memasuki area madrasah meskipun harus menembus kabut pagi. Mereka menyambut sapaan hangat para guru dengan penuh semangat, mencerminkan energi positif yang tercipta dari kebiasaan baik setiap pagi.
Kepala madrasah menyampaikan apresiasi atas konsistensi dan dedikasi para guru piket yang tetap bersemangat dalam segala kondisi cuaca. Kabut tebal bukan menjadi penghalang untuk memberikan pelayanan terbaik bagi peserta didik. Justru ini menjadi wujud komitmen kami dalam menjaga kedisiplinan dan membangun karakter, ujarnya.
Semangat guru piket SANTIK pada Senin pagi ini menjadi inspirasi bahwa tanggung jawab dan ketulusan dalam mendidik tidak pernah pudar oleh kondisi alam. Dengan kebersamaan dan semangat positif, kegiatan belajar mengajar pun siap dimulai dengan penuh optimisme.Tim Humas -NS
|
152x
Dibaca |
. |
Untuk Wilayah Kab. Batang Hari dan Sekitarnya
Memuat tanggal...