
Bajubang, 16 Mei 2026. Dalam upaya meningkatkan kualitas tata kelola dan pelayanan publik, sejumlah madrasah terus memperkuat pembangunan Zona Integritas (ZI) menuju predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM). Penilaian Zona Integritas menjadi salah satu langkah strategis untuk mendorong terciptanya lingkungan kerja yang profesional, transparan, dan akuntabel.
Kegiatan penilaian dilaksanakan oleh tim penilai internal dengan meninjau berbagai aspek penting, mulai dari manajemen perubahan, penataan tata laksana, penataan sistem manajemen SDM, penguatan akuntabilitas, pengawasan, hingga peningkatan kualitas pelayanan publik.
Kepala madrasah menyampaikan bahwa rencana penilaian pembangunan Zona Integritas bukan hanya sekadar memenuhi indikator penilaian, tetapi juga menjadi komitmen bersama dalam menciptakan budaya kerja yang berintegritas dan berorientasi pada pelayanan masyarakat.
“Melalui pembangunan Zona Integritas, kami ingin menghadirkan layanan pendidikan yang transparan, cepat, dan bebas dari praktik korupsi. Ini menjadi bagian dari ikhtiar meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap madrasah,” ujarnya.
Dalam rencana penilaian, tim evaluator akan melakukan verifikasi dokumen, observasi lingkungan kerja, serta wawancara dengan guru, tenaga kependidikan, dan peserta didik. Selain itu, inovasi layanan berbasis digital juga menjadi salah satu indikator penting dalam mendukung terwujudnya WBK dan WBBM.
Dengan adanya perencanaan penilaian Zona Integritas ini, madrasah diharapkan dapat terus melakukan perbaikan berkelanjutan serta menjadi contoh lembaga pendidikan yang bersih, profesional, dan melayani. Upaya tersebut sejalan dengan komitmen Kementerian Agama dalam mewujudkan birokrasi yang modern dan terpercaya di lingkungan pendidikan madrasah. Tim Humas_ Abd
|
71x
Dibaca |
. |
Untuk Wilayah Kab. Batang Hari dan Sekitarnya
Memuat tanggal...